| Lokasi | : | RT 002 / RW 001 - 1 |
| Anggaran | : | Rp. 56,719,000 |
| Volume | : | 280 |
| Sumber Dana | : | Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Dana Desa) |
| Tahun | : | 2024 |
| Pelaksana | : | Kasi Kesejahteraan |
| Manfaat | : | 1. Peningkatan Aksesibilitas dan Mobilitas
Dengan lebar 2 meter, jalan ini sangat ideal untuk akses kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
Kelancaran Transportasi: Warga tidak lagi terkendala jalan yang becek saat hujan atau berdebu saat kemarau.
Akses Layanan Publik: Mempermudah petugas kesehatan, kurir paket, hingga kendaraan pengangkut sampah untuk masuk ke area pemukiman.
2. Peningkatan Standar Kesehatan Lingkungan
Jalan tanah atau batu yang rusak seringkali menjadi sarana masalah kesehatan.
Bebas Debu: Pengaspalan meminimalisir debu beterbangan yang bisa memicu infeksi saluran pernapasan (ISPA) pada warga, terutama anak-anak.
Drainase Lebih Teratur: Pengaspalan biasanya diikuti dengan perapian sisi jalan, sehingga air hujan tidak menggenang yang berisiko menjadi sarang nyamuk.
3. Dampak Ekonomi dan Nilai Aset
Infrastruktur yang baik berbanding lurus dengan nilai ekonomi di sekitarnya.
Kenaikan Nilai Properti: Rumah-rumah di sepanjang RT 002 RW 001 akan memiliki nilai jual atau sewa yang lebih tinggi karena aksesnya sudah aspal mulus.
Efisiensi Biaya Kendaraan: Jalan yang rata mengurangi risiko kerusakan mesin dan ban kendaraan milik warga, sehingga menghemat biaya perawatan.
4. Keamanan dan Kenyamanan
Keselamatan Berkendara: Permukaan aspal yang rata mengurangi risiko kecelakaan akibat terperosok lubang atau licin karena lumpur.
Estetika Desa: Lingkungan Desa Nangkasawit akan terlihat lebih tertata, bersih, dan modern. |
| Keterangan | : | Dalam upaya mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, rapi, dan representatif, Pemerintah Desa Nangkasawit telah melaksanakan proyek pengaspalan jalan lingkungan yang berlokasi di wilayah RT 002 RW 001. Pembangunan ini merupakan respon nyata atas aspirasi warga yang mendambakan akses jalan yang layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Kegiatan pengaspalan ini mencakup jalan sepanjang 140 meter dengan lebar 2 meter. Fokus utama pekerjaan adalah transformasi jalan yang sebelumnya berupa tanah/makadam menjadi jalan aspal halus (hotmix/lapen), guna memastikan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang terhadap perubahan cuaca.
Melalui pengaspalan seluas 280 m² ini, diharapkan mobilitas warga—baik pejalan kaki maupun pengguna kendaraan roda dua—dapat berjalan lebih lancar tanpa terkendala lumpur di musim hujan atau debu di musim kemarau. Selain meningkatkan estetika desa, proyek ini merupakan bagian dari komitmen desa dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia melalui penyediaan sarana prasarana yang berkualitas. |