Desa Nangkasawit merupakan salah satu dari 13 desa di wilayah Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga, Jarak tempuh ke Kabupaten 15 km dan ke Kantor Kecamatan Kejobong 5 km. Desa Nangkasawit memiliki wilayah seluas 157.577 Ha yang terdri dari tegalan/lahan kering 73 Ha , pemukiman seluas 75 Ha serta tanah lainnya seluas 2.577 Ha dan berada pada ketinggian 560 m di atas permukaan laut.
Nangkasawit dilewati beberapa sungai yang dalam bahasa jawa biasa disebut dengan "kali". Ada beberapa aliran sungai yang melewati wilayah di desa Nangkasawit, mulai dari wilayah di ujung selatan yang berbatasan langsung dengan desa Pandansari hingga wilayah paling utara yang berbatasan langsung dengan desa Pasunggingan. Sungai-sungai tersebut diantaranya:
- Sungai Curug. Sungai yang melintasi wilayah selatan desa Nangkasawit berbatasan dengan wilayah desa Pandansari. Hulu sungai berada di wilayah Desa Pandansari. Sungai ini termasuk sungai kecil dan sebagian masyarakat di Desa Nangkasawit dan Pandansari memanfaatkan sumber air yang berada di tepi sungai menjadi sumber air bersih dengan adanya semacam sumur untuk keperluan mencuci dan mandi. Dapat dikatakan pemandian umum.
- Sungai Kalong. Sungai yang melintasi sebagian besar wilayah dusun 1 ini membentang dari wilayah Desa Pandansari hingga ke wilayah Desa Krenceng si bagian barat. Sungai dengan aliran yang lumayan besar ini mengalir di Nangkasawit ini sebagian besar dimanfaatkan untuk sumber air bersih untuk keperluan sehari-hari. Sepanjang aliran sungai terdapat banyak sumur untuk diambil airnya dan tempat pemandian umum.
- Sungai Longkrang. Sungai yang melintas di wilayah dusun 2 dan bersinggungan dengan sungai Kalong. Alirannya yang kecil sering dianggap bukan sungai. Sungai ini mempunyai hulu di wilayah Pandansari dan bermuarai di sungai Kalong tepatnya di dekat Depok.
- Sungai Gondang Amis. Sungai yang mengalir di dusun 2 dan bersinggungan dengan sungai Pengarengan di muaranya. Aliran sungai yang kecil namun memiliki banyak sumber mata air untuk dimanfaatkan airnya untuk keperluan warga sehari-hari.
- Sungai Pengarengan. Sungai yang berada di ujung utara Desa Nangkasawit dan berbatasan langsung dengan Desa Pasunggingan. Sungi ini juga menjadi pembatas wilayah antara Desa Nangkasawit dan Desa Pasunggingan diwilayah Dusun 2 khususnya RT 005 RW 003.
Dengan beberapa aliran sungai yang mengalir di wilayah Desa Nangkasawit, sehingga Desa Nangkasawit memiliki beberapa jembatan. Adapun jembatan-jembatan tersebut ada yang menjadi tanggung jawab Kabupaten dalam hal ini DPUPR dan ada pula yang menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Jumlah jembatan yang ada di desa Nangkasawit kurang lebih 7 buah jembatan.
Secara administratif wilayah Desa Nangkasawit terbagi dalam 2 (dua) Dusun, 4 (empat) RW dan 8 (delapan) RT dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara : Desa Pasunggingan Kecamatan Pengadegan
- Sebelah Timur : Desa Pandansari Kecamatan Kejobong
- Sebelah Selatan : Desa Pandansari Kecamatan Kejobong
- Sebelah Barat : Desa Kerenceng Kecamatan Kejobong dan Desa Pasunggingan Kecamatan Pengadegan
Dilihat dari iklim yang ada di Desa Nangkasawit mempunyai iklim yang terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Kondisi tanah di Desa Nangkasawit adalah daerah berbukit dan bergelombang. Dengan sistem pertaniannya adalah tumpang sari, yang pengolahan pertanian tergantung pada musim penghujan.
Secara keseluruhan desa Nangkasawit ada 472 rumah dengan jumlah Kepala Keluarga 591 KK dan 1924 Jiwa.Yang terdiri dari 973 Laki-Laki dan 951 Perempuan.
Kondisi penduduk Desa Nangkasawit mayoritas adalah seorang petani sedangkan yang lainnya adalah buruh harian lepas, karyawan swasta, perdagangan maupun menjadi Pegawai PNS, sebagian besar usia produktif banyak yang masuk menjadi karyawan pabrik di wilayah Kabupaten Purbalingga terutama produksi bulu mata sintetis.